Highlighted
Active Level 3

image

Hari ini "lonjakan" ekonomi sangat terasa, khususnya warkop, warteg dan nasi padang paket 10rb disepanjang jalan kober Depok nyaris sudah tidak ada yg buka. Biasanya kawasan ini rame dengan karyawan, ojek online hingga mahasiswa yg makan ditempat-tempat tersebut. Kemarin salah seorang teman kos saya beli makan diwarteg membayar makanan nya dengan harga yg tidak wajar yaitu sebesar Rp.27.000 utk nasi, sayur dan ikan kembung. Utk makan diwarteg dg harga segini sangatlah mahal karena harga normalnya paling mahal hanya Rp. 15.000. 

Karena jalan kober ini termasuk jalan yg terkenal disekitaran Depok lantaran banyaknya karyawan ngekos disini, letaknya hanya diseberang stasiun UI dan dijalan ini juga banyak mahasiswa yg tinggal lantaran gang ini diapit oleh 2 kampus besar seperti UI dan Universitas Gunadarma.

Imbas dari physical distancing saat ini sangat terasa seperti kos-kosan sudah mulai ditinggal oleh mahasiswa karena UI dan Gunadarma libur lebih kurang 6 bulan, ojek online yg biasanya hilir mudik membawa costumer nyaris tidak terlihat lagi dikawasan ini, jika terlihat pun hanya nongkrong sebentar dan minum kopi dan tidak ketinggalan juga usaha laundry pun kena imbas.

 Disaat seperti inilah saya merindukan desak-desakan didalam Kereta Listrik, distasiun Tanah Abang, Stasiun Manggarai, Sholat Jumat di Masjid dan bunyi palu para buruh harian yg tiap hari kerja di Proyek. 

Mari sama-sama kita mengetuk pintu langit dan berdoa agar Pandemi ini segera berakhir dan social distancing ini juga berlaku tidak sampai berbulan-bulan 🙏🙏🙏 Salam dari Depok
1 Komentar
Highlighted
Expert Level 2
mantap warganya udah pada sadar apa arti social distancing 👍
Balas
Memuat...