Highlighted
Active Level 9
Aktivitas mengisi daya smartphone dipenuhi dengan berbagai mitos. Tak jarang kita percaya begitu saja mitos-mitos tersebut tanpa dipertanyakan kembali kebenarannya.

Salah satu mitos charge yang paling umum diterima orang adalah bahaya mengisi daya handphone semalaman. Konsep nge-charge baterai HP semalaman telah memiliki istilahnya sendiri, yakni ‘overcharge’.

Melalui konsep ‘overcharge’, perangkat akan terus memompa arus listrik meski baterai telah terisi 100 persen. Akibatnya, perangkat kamu disebut bakal mengalami pengurangan kapasitas baterai atau bahkan menyebabkan smartphone terbakar.

Meski demikian, konsep tersebut tak relevan lagi bagi smartphone jenis terbaru. Menurut pakar gadget Lucky Sebastian, smartphone keluaran terbaru telah memiliki manajemen arus yang bakal menyesuaikan pengisian daya dengan mengikuti pola kebiasaan charging kita.

Smartphone sekarang sudah dilengkapi PMIC (Power Management Integrated Circuit), jadi chip ini mengendalikan arus yang keluar dan masuk,” jelas Lucky, saat dihubungi kumparan, Selasa (10/3).

“Tidak masalah smartphone ditinggal tidur, karena dia akan pindah ke (mode) trickle charger saat mendekati 100%, menjaga supaya arus yang masuk tidak melebihi arus yang keluar, atau dayanya saat penuh sangat kecil untuk menjaga keawetan baterai,” sambungnya.

Lucky menambahkan, rata-rata smartphone keluaran terbaru juga dilengkapi dengan aplikasi atau software bawaan yang bakal memperlambat pengisian menjelang baterai penuh. Software ini berfungsi untuk membuat charger cepat mengisi di kondisi baterai lemah, yang nantinya mulai melambat di saat baterai sudah 80 persen terisi hingga penuh.

Namun, sebenarnya ada beberapa kebenaran kecil yang terdapat dalam mitos ‘overcharge’, khususnya perihal masalah penurunan kapasitas baterai. Menurut laporan Android Authority, endapan panas dapat menyebabkan usia baterai lithium-ion di smartphone lebih cepat dari yang seharusnya.

Endapan panas bisa terjadi jika smartphone kamu memiliki case dengan desain yang buruk dan tidak memungkinkan pembuangan panas. Masalah ini juga dapat muncul, jika kamu menaruh ponsel yang sedang diisi daya di bawah bantal.

Aulia Rahman Nugraha - Writer
Muhammad Fikrie - Editor


10 Komentar
Highlighted
Moderator
Moderator

Wihhh info yang berguna banget nih! makasih kak infonya!

Balas
Memuat...
Highlighted
Active Level 9
bareng2 modthree 😁👍
Balas
Memuat...
Highlighted
Expert Level 3
terima kasih infonya gan
Balas
Memuat...
Highlighted
Active Level 9
bareng2 sob 👍
Balas
Memuat...
Highlighted
Active Level 6
sebaiknya ttep jngan dibiarkan charge semalaman.
Balas
Memuat...
Highlighted
Active Level 9
benul sob. kembali pilihan masing2. ada yg ga suka ngecas semalam, ada juga yg suka ngecas semalam dan aman2 aja. yg pasti berjalannya waktu kualitas baterei pasti turun 👍
Balas
Memuat...
Highlighted
Active Level 6
Balas
Memuat...
Highlighted
Active Level 6
Emg aman kok bro, terbukti.. saya tiap hari ngecas semalaman dan pagi nya hp & charger nya ane pegang adem
Jdi inti nya dia bisa ngestop aliran disaat penuh
Balas
Memuat...
Highlighted
Active Level 9
benul sob. hp saya sblmnya sering ngecas semalaman, krn pekerjaan pagi jadi hp harus terisi penuh dan aman2 saja 👍
Balas
Memuat...