Highlighted
Active Level 3
Antelop merupakan salah satu hewan yang memiliki kecepatan lari yang cukup baik daripada singa. Hanya saja karena panik, takut, maka keadaan itu membuatnya lumpuh. Lantas menjadikannya sasaran empuk singa. Begitulah penuturan seorang ahli fauna di podcast sebuah siaran. Boleh dikata antelop mati karena ketakutan. 

Menyelaraskan podcast itu dengan kondisi dunia yang tengah menghadapi pandemi Novel Coronavirus Diseases (Covid-19), saya berpikir bahwa sebagian masyarakat kita berada dalam kegamangan dan kepanikan oleh karena informasi yang diterima.

Barusan, tepat pukul 00:15 (26/3), saya ditelepon oleh abang saya yang berada di pelosok Wetar Timur, Maluku. Ia menceritakan, kurang lebih menyampaikan informasi bahwa mereka tengah sibuk mencari telur ayam untuk direbus dan dikonsumsi. Konon untuk mencegah terjangkitnya Covid-19.

"Kesempatan rebus lalu makan telur batas malam ini saja, besok sudah tidak." Begitulah pembicaraan di ujung telepon.

Katanya lagi, mereka menerima petunjuk itu berdasarkan informasi adanya seorang bayi yang baru dilahirkan pada 25/3 di Seram, Maluku. Pada saat bayi tersebut lahir, ia tidak menangis sebagaimana lazimnya. Bayi tersebut berkata-kata tentang ilham itu sebelum ia menangis.

Sementara kami bertelepon, ada panggilan masuk ke teleponnya juga sehingga ia menggabungkan panggilan. Saya hanya diam dan menyimak pembicaraan mereka. Rupanya penelpon itu hendak menyampaikan informasi yang sama. 

Sebagai seorang saudara, ia merasa punya kewajiban mengingatkan dan meminta saya untuk melakukan seperti yang mereka lakukan, tentunya demi keselamatan dari ancaman Covid-19.

Seperti biasa, setiap kali saya menerima informasi selalu saya ragukan kebenarannya. Dari berbagai referensi yang pernah saya jajaki, tidak ada yang mengatakan telur (secara langsung) dapat mencegah penularan Covid-19. Apalagi mengkhususkan waktu pada saat itu saja.

Boleh diterima kalau alasan mengonsumsi telur adalah untuk peningkatan daya tahan tubuh. Intinya banyak mengonsumsi makanan dan buah-buahan yang mengandung vitamin E dan C untuk peningkatan anti bodi.

Saya mencium aroma kepanikan luar biasa dari warga di Wetar Timur, mungkin juga masyarakat pada umumnya. Apa saja akan dilakukan sepanjang itu atas nama ilham. Sama seperti antelop yang lari ketakutan dikejar singa. 

Kepanikan membuat kita lumpuh dalam berpikir. Kepanikan juga membuat kita tidak lagi mampu untuk menyaring dan mengolah informasi. Lebih parah lagi kita ikut menyebarkan informasi yang kita sendiri belum bahkan tidak tahu kebenarannya. Atas nama "sekedar berbagi", semua informasi failure juga dibagi.




Kembali ke informasi yang disampaikan abang saya. Saya memutuskan untuk tidak melanjutkannya kepada siapapun. Mengapa? Karena keakuratan informasi bayi yang berbicara tentang pencegahan Covid-19 tidak berasal dari sumber yang kredibel melainkan atas isu semata. 

Saat ini yang perlu diketahui adalah apa itu Covid-19, bagaimana gejalanya, bagaimana pola penularannya, bagaimana metode pencegahannya, dan bagaimana penanganan serta trend penanganan sejauh ini. Dengan begitu kita akan mengenali jenis virus ini secara baik dan dapat menjaga jarak aman atas ancaman penyebaran serta terhindar dari kepanikan yang mematikan nalar. 

[FFM: Lurang, 26/3/20] 
4 Comments
Highlighted
Active Level 6
kalau saya mengambil contoh PEMAIN BOLA EROPA,mereka itu selain bertanding dan latihan pasti olahraganya teratur(fitnes) punya team dokter,ahli gizi,pasti suplemennya juga gak ketinggalan ....tapi mereka ada yg terkena juga kan,mungkin satu²nya pencegahan penularannya hanya jauhi kontak langsung sama penderita.berhubung kita tidak tahu siapa² yg udah kena(terutama yg gejala awal/orang yg baru tertular)maka yg bisa kita lakukan hanyalah diam di rumah(kecuali ada kepentingan yg mepet)

itu hanya pendapat saya yg gak setuju abaikan saja!
semoga kita semua dijauhkan dari wabah corona ini (aamiin)
Reply
Loading...
Highlighted
Active Level 3
Benar dan sangat setuju. Semoga Indonesia, kita semua, dalam lindungan Tuhan yang kita imani. **bleep**.
Reply
Loading...
Highlighted
Expert Level 5
terima kasih infonya
Reply
Loading...
Highlighted
Active Level 3
Sama-sama, senang bisa berbagi di sini.
Reply
Loading...