rusly
Active Level 7
Berdasarkan sebuah penelitian dari Kensington, 70 milyard smartphone yang dicuri setiap tahunnya hanya 7% diantaranya yang dikembalikan ke pemiliknya dan 4.3% diantaranya berisikan data sensitif perusahaan. Baru- baru ini pun, saya membaca sebuah artikel teman Samsung Member yang menanyakan bagaimana cara memblokir IMEI. Walau sempat terdengar isunya, saat artikel ini ditulis belum ada regulasi di Indonesia. Tapi beberapa negara maju di dunia sudah menggunakan metode ini.

Mungkin disadari oleh bagi korban pencurian smartphone, tidak mungkin lagi smartphone-nya bisa kembali secara fisik tapi pasti korban merasa lebih legowo jika ponsel itu terkunci selamanya. Sambil menunggu regulasi digodok oleh Menkominfo kita, sebenernya ada beberapa langkah yang bisa kita ambil agar kejadian demikian bisa kita cegah, setidaknya data di dalam smartphone aman terjaga.

Tidak menutup kemungkinan juga bertemu dengan petugas counter HP yang jujur dan terjadilah kisah berikut:

image
Kejadian Xiaomi Redmi Note 3 yang dikembalikan ke pemiliknya setelah ditemukan petugas counter yang amanah dengan kerjaannya.

Sejarah
Tahukah Anda kenapa Smartphone Android di zaman lampau dikatakan tidak aman dibandingkan iPhone? Ya kurang lebih selain persoalan virus yakni sistem pencegahan HP hilang belum maksimal. Tetapi di zaman sekarang ini, apalagi (beberapa seri) Samsung sudah dilapisi dengan fitur yang bernama Knox yang kemanannya bukan hanya software tetapi juga hardware dengan dedicated chip untuk meningkatkan kemanan Samsung Anda.

Apakah cukup mengamankan smartphone anda dengan password konvensional atau biometric?

Jawabannya TIDAK. Pada zaman dahulu, tepatnya Android lawas sebelum seri 5.0, terdapat beberapa celah keamanan (yang sebenarnya dimaksudkan agar mempermudah user ketika lupa kata sandi), alih² malah dimanfaatkan oleh pencopet smartphone, yakni:

1. Wipe Data / Factory Reset
Cara ini bisa dilakukan dengan 2 cara;
- mengakses menu setting yang ada di Android, atau (ampuh di smartphone lawas)
- mengakses recovery mode
* sebagai catatan, tidak semua vendor membuka recovery mode-nya, misalnya Sony Xperia yang menurut pengalaman penulis tidak pernah membuka akses ini kepada reguler user. Berbeda dengan Samsung yang ingin memberikan keleluasan user-nya, fitur ini masih diberikan oleh Samsung dengan mengakses tombol tertentu.

2. Menimpa Password dengan OEM ROM ataupun Custom ROM via Bootloader
Cara ini juga bisa dilakukan dengan mudah yaitu melakukan install ROM (Software Android) Anda untuk menghapus jejak password Anda.

Pengalaman ini pernah saya alami sendiri ketika HP S7 Edge ayah saya yang mau dijual tetapi kelupaan password. Karena malas ke SSC (Samsung Service Centre) saya terpikir melakukan cara pertama karena pernah berhasil di Samsung Galaxy Mega lawas saya, namun ternyata di S7 Edge walau sudah Wipe Data / Factory Reset, password tetap "nempel".

Akhirnya saya berpikiran untuk Install Custom ROM ternyata ditolak oleh bootloader. Wah dalam hati saya waktu itu, ternyata Samsung "zaman now" sudah aman banget software-nya. Tapi tak disangka setelah membaca beberapa tutorial di Internet, dengan membuat bingung welcome screen Samsung dengan downgrade ke ROM seri lawas (tidak saya sebutkan serinya) ternyata bisa jebol juga password-nya. Tapi pada saat itu data yang ada di Smartphone memang benar- benar hilang. Jadi saya berpikir, sudah ada perkembangan Samsung. Tapi jauh lebih baik jika benar- benar terkunci seperti iPhone.

Seberapa efektif Samsung Find My Phone?

Lalu sejak zamannya Galaxy Note pertama saya ingat kisah sebuah kisah pencuri yang kedapatan sama si empunya handphone karena mengandalkan fitur find my phone ini. Zaman now pencuri juga uda mulai pintar, jadi dia akan mencabut SIM Card HP yang dicurinya supaya tidak ada jaringan di HP tersebut agar tidak bisa terlacak sambil diotak-atik tuh HP. Tapi pertanyaannya mau sampai kapan HP tersebut tanpa jaringan? Nah jika dia berhasil melakukan cara diatas maka fitur find my phone pun pasti tidak berguna lagi.

Zaman Sekarang
Untungnya di zaman sekarang ini, kemanan Smartphone Android, terutama Samsung, sudah berkembang sekali. Walaupun tidak se-advance iPhone karena satu dua hal yang dipertimbangkan Samsung. Ada beberapa hal yang sudah ditingkatkan dari Android-nya maupun dari Samsung sendiri.


1. OEM Unlocking
Dengan meningkatnya kemampuan processor, RAM, GPU di zaman sekarang ini, kegiatan ngoprek atau melakukan tweaking software bawaan OEM (Samsung) dirasa jauh menurun. Sebagai perbandingan era 2000an, saya melihat banyak sekali custom ROM dibuat di XDA-Devs untuk PDA Windows Mobile. Hal yang sama masih terjadi di masa² awal kemunculan Android. Tetapi zaman sekarang ini pun suasana ngoprek di XDA-Devs tidak se-hiruk pikuk zaman dulu karena OEM juga sudah menawarkan fitur yang mengikuti keinginan penggunanya. Belum lagi masalah di custom ROM mulai dari kestabilan dan kemananan bagi pengguna membuat user semakin sadar resiko dari tindakan ini. Dengan landasan ini pula, mungkin yang membuat Android sadar untuk memberikan opsi bagi user-nya yang advance namun terkunci secara default untuk reguler user.

Manfaat OEM Unlocking ini untuk mencegah bootloader mampu melakukan root, menginstall Custom ROM atau Custom Recovery. Android telah meng-implementasi-kan fitur ini sejak Android 5.0. Sehingga pencuri tidak mampu meng-install ROM Custom untuk mengakses isi HP tersebut.


image
Welcome Screen Samsung Galaxy S8


2. ROM Samsung yang menyimpan Password di ROM sebelumnya (Factory Reset Protection)
Sejak Android 6.0 keatas, ROM bawaan Samsung akan selalu menyimpan password tersebut hingga password itu dibuka di welcome screen. Sehingga pencuri yang melakukan Wipe Data atau menimpa ROM sekalipun tidak bisa mem-bypass password yang terlanjur nempel di Welcome Screen Samsung, meskipun telah ditimpa berkali- kali. Bahkan pada smartphone Samsung yang dibekali teknologi Knox. Samsung akan menyimpannya di dalam chip yang didedikasikan untuk Knox.

3. Lockscreen tidak bisa mematikan jaringan
Selama kamu memasang password di Lockscreen kamu dengan konfigurasi tertentu, jaringan kamu tidak bisa diakses selama lockscreen masih terkunci, sehingga smartphone Samsung kamu akan tetap terkoneksi jaringan.

Seketika jaringan didapat maka Samsung mampu mengunci dan melokasikan letak smartphone kamu.

Langkah Pencegahan;
Sebenarnya smartphone Samsung kamu yang diproduksi diatas 2017 sudah tidak punya celah kemanaan bagi pencuri karena Samsung yang diproduksi di era tersebut sudah menggunakan basis minimal Android 6.0 tetapi karena kelalaian pengguna, tidak jarang Samsung kamu yang dicopet akhirnya bisa dimanfaatkan oleh si pencuri. Lalu bagaimana langkah- langkah yang bisa kamu lakukan supaya smartphone kamu yang jatuh ke tangan pencopet akhirnya tidak bisa digunakan?


Sedia payung sebelum hujan... 


1. Fitur Samsung Find My Phone, Google Find My Device dan Factory Reset Protection
Saya yakin tutorial cara penggunaannya sudah sering dibahas oleh teman² Samsung Members, saya tidak akan bahas lebih lanjut agar tidak terlalu panjang.

Yang pasti jangan lupa selalu mengaktifkan fitur ini dengan membuat Samsung Account dan google account kamu pertama kali menggunakan Samsung kamu.

image
Settings -> Lockscreen and Settings -> Find My Phone

Selain itu untuk berjaga- jaga, jangan lupa untuk mengaktifkan semua fitur diatas, agar Find My Phone bisa digunakan saat dibutuhkan.

Agar fitur factory reset protection berfungsi maksimal jangan lupa untuk menyetel google account di smartphone anda.

2. Memaksimalkan fitur Find My Phone dengan Network Avaibility
Salah satu kelemahan fitur find my phone adalah kebutuhannya akan jaringan internet (baik Wifi maupun 3G/4G/5G) dan GPS supaya bisa bekerja. Jadi tentu ada baiknya jaringan samsung Anda selalu dalam keadaan hidup.

image
Lockdown Notification Screen

Supaya mengirit menggunaan data meskipun saat terkoneksi WiFi pastikan saja jaringan Anda tetap hidup sehingga WiFi sebagai prioritas. Namun ketika tidak ada WiFi, samsung kamu akan terkoneksi ke jaringan. Demikian juga dengan GPS pastikan untuk selalu hidup.

Seberapa boros?

Untuk HP saya pribadi, sebenarnya konsumsi GPS sangat minimal berada dibawah 1% jika untuk jaga-jaga saja, dan bahkan ketika terkoneksi WiFi, mobile network akan dalam posisi iddle.

image
Notification Bars -> Press and Hold: Power Saving -> Medium Power Saving

Dan dalam keadaan Power Saving hidup, jangan lupa untuk tidak menagaktifkan "Restrict Background Data" karena ini akan mengganggu Find My Phone jika sedang dalam modus pencarian.

SOT Note 8 saya yang sudah memasuki umur 2 tahun dengan konfigurasi seperti ini sanggup di 7 jam, termasuk lumayan mengingat Note 8 termasuk seri note yang boros.


image
Settings -> Connections -> WiFi -> triple dot (kanan atas) -> Advance

Jangan lupa memaksimalkan jaringan Anda agar bisa switch antara Network dan WiFi jika seiring Samsung Anda dibawa menjauh oleh pencuri dan jaringan WiFi memburuk.

3. Mencegah Pencuri Melakukan Bypass Jaringan

image
Settings -> Lockscreen -> Secure lock settings

Dengan dengan mengaktifkan fitur ini maka ketika Samsung Anda dalam keadaan terkunci jaringan tidak bisa dimatikan dari notification bar.

4. Mencegah ID Find My Phone ditimpa dengan menginstall ROM baru
Pastikan Anda mengunci fitur OEM Unlocking

image
Settings -> Developers Mode -> OEM Unlocking *Jika tidak ada developer mode berarti OEM Unlocking secara default mati

Sehingga Samsung Anda tidak bisa ditimpa oleh ROM manapun.

Selain itu cara ini juga bermanfaat untuk mencegah password ditimpa oleh Custom ROM.

5. Celah Waktu Password Diaktifkan

Ini sangat penting sebelum sang pencuri mendapatkan akses ke Samsung Anda, jangan lupa untuk melakukan konfigurasi lockscreen Anda seperti ini:

image
Settings -> Lockscreen -> Secure lock settings

Saya lebih senang menggunakan tempo singkat (5 detik) sebelum Samsung saya meminta mengisi password, fingerprint atau irish scanner ulang karena tidak mengganggu kenyamanan namun tetap aman. Supaya pattern kamu tidak kelihatan bisa juga mematikan pattern visible agar tidak terlihat track nya.


6. Mengisi Informasi di Contact Information

Antisipasi HP ini hilang Anda bisa mengisi informasi seperti


image
Contoh lockscreen

Cara akses menu contact information


Selain itu langkah- langkah itu, hal penting lainnya yang bisa kamu lakukan;
7. Tidak melakukan root dan install custom ROM, custom Recovery Mode
Karena ketika Anda sudah melakukan ini, ada celah bagi pencuri untuk menimpa ROM kamu dengan custom ROM, selain itu juga knox tidak akan berfungsi lagi.

8. Selalu update ROM kamu dengan yang terkini
Karena update ROM ini selain untuk performa juga seringkali patch keamanan di seri sebelumnya.

9. Aktifkan Secure Setup


Jadi dengan mengaktifkan fitur ini HP Anda akan selalu terenkripsi dan mengamankan data kamu.

10. Simpan data sensitif mu (termasuk Aplikasi) di Secure Folder
Hanya Smartphone dengan Knox yang memiliki fitur ini namun ini akan memberikan 6 lapisan keamanan tambahan untuk data- data kamu yang sensitif.

Ketika Memilih HP Samsung Bekas
Jikapun terkendala budget harus membeli Samsung bekas, saya sih menganjurkan sobat Samsung Members memilih Samsung seri lebih baru jika punya concern terhadap keamanan data. Flagship tidak jaminan karena salah satu kelemahan Android yang bisa di-downgrade dan beberapa HP keluaran sebelum 2017 masih memiliki celah dari segi software.

Jangan pernah mendukung pencurian dengan membeli HP bekas curian yang biasanya tanpa dus original dan tanpa bon,... karena meskipun Anda membeli dengan uang sendiri, dengan membeli barang seperti itu secara langsung Anda mendukung pencurian yang diharamkan agama manapun. 

Sekian artikel ini semoga bisa bermanfaat.
6 SOLUSI YANG DITERIMA

Solusi yang Diterima
felixskr
Active Level 1
Balas
Memuat...
GalaxyUsers
Expert Level 3
lengkap dan mantap🔥

Lihat solusi di pesan asli

Balas
Memuat...
AntonMarpaung
Active Level 7
Terima Kasih Tips dan Trik nya

Lihat solusi di pesan asli

Balas
Memuat...
Fhansy
Active Level 7
mantap gan 👍
saran aja sih untuk yang auto factory reset mending dimatiin aja, buat jaga² kalo misal ada temen atau anak iseng input password asal²an sampe 15 kali kan bisa gawat, semua data ilang gara² keisengan orang 😂

Lihat solusi di pesan asli

Balas
Memuat...
hehe iya gan, soalnya saya termasuk orang yang suka iseng input password di hp temen yg kekunci, apalagi kalo kuncinya pattern 😂

Lihat solusi di pesan asli

Balas
Memuat...
rmdmtmh
Beginner Level 5
lengkap dan bermanfaat... sayangnya cuma oneui

Lihat solusi di pesan asli

Balas
Memuat...
9 Komentar
felixskr
Active Level 1
Balas
Memuat...
GalaxyUsers
Expert Level 3
lengkap dan mantap🔥

Lihat solusi di pesan asli

Balas
Memuat...
AntonMarpaung
Active Level 7
Terima Kasih Tips dan Trik nya

Lihat solusi di pesan asli

Balas
Memuat...
sama²
Balas
Memuat...
Fhansy
Active Level 7
mantap gan 👍
saran aja sih untuk yang auto factory reset mending dimatiin aja, buat jaga² kalo misal ada temen atau anak iseng input password asal²an sampe 15 kali kan bisa gawat, semua data ilang gara² keisengan orang 😂

Lihat solusi di pesan asli

Balas
Memuat...
kalo punya anak make sense juga ya... atau bisa ditambahkan keterangan di lockscreen hehehe nanti ane tambah tutorialnya diatas
Balas
Memuat...
hehe iya gan, soalnya saya termasuk orang yang suka iseng input password di hp temen yg kekunci, apalagi kalo kuncinya pattern 😂

Lihat solusi di pesan asli

Balas
Memuat...
rmdmtmh
Beginner Level 5
lengkap dan bermanfaat... sayangnya cuma oneui

Lihat solusi di pesan asli

Balas
Memuat...
kinchay
Beginner Level 2
Mau tanya saya pengguna samsung Galaxy S10+,Sebelumnya hp ini kalau akan dimatikan atau power off dia akan minta persetujuan dlu berupa fingerprint scan untuk keamanan.Tapi setelah saya upgrade ke android 10 kok fitur tersebut hilang,gimana ya cara mengaftifkan itur itu kembali?.Karena menurut saya fitur ini penting banget.Terima kasih jawabannya
Balas
Memuat...