Topik awal:

[REVIEW] Revisit Review Galaxy Note20 Ultra: Saya Impressed!

(Topik dibuat pada: 07-15-2021 06:13 PM)
Pilihan
Galaxy Note

foto1.png

 

Hai Samsung Members 👋

Setelah menggunakan Note20 Ultra selama 9 bulan, banyak sekali peningkatan ataupun perubahan dari seri Note ini, terutama dari segi kamera, software, dan baterai. Namun juga ada hal lain yang perlu dibahas, seperti performa, durabilitas, S Pen, dan lain sebagainya. Yuk, kita mulai review Note20 Ultra setelah 9 bulan pemakaian.

 

Disclaimer

  • Review ini saya buat setransparan mungkin, jujur menurut opini saya pribadi.
  • Karena review ini lumayan panjang, review untuk kamera akan saya buat secara terpisah.
  • Versi software yang digunakan saat review ini dibuat adalah versi DUF8. Pengalaman dapat berubah sewaktu-waktu seiring dengan adanya software update yang lebih baru.

 

Desain & Durabilitas

foto2.png

 

Sejak awal membeli hingga saat ini, saya masih kagum melihat desain dari Note20 Ultra. Dengan warna hitam Mystic Black yang khas, desain mengotak yang terkesan tegas, terasa premium dan elegan, kamera yang menonjol, membuat Note20 Ultra memiliki desain unik tersendiri.

 

Disamping ukurannya yang besar, build quality yang dimiliki Note20 Ultra terasa solid. Smartphone ini sangat kuat dan memiliki durabilitas yang baik berkat perlindungan kaca Gorilla Glass terbaru depan-belakang dan frame dari stainless steel. Berbeda dengan saudaranya, Mystic Bronze, Note20 Ultra menggunakan kaca yang glossy, sehingga sidik jari gampang menempel pada kaca.

 

foto6.png

 

Meskipun memiliki build quality yang baik, bagi saya melindungi jauh lebih baik daripada memperbaiki. Itulah mengapa sampai saat ini saya tetap memakaikan casing dan membiarkan screen guard bawaannya tetap menempel.

 

Device ini pernah jatuh ke lantai beberapa kali dan dari beberapa sisi, puji Tuhan layar maupun body Note20 Ultra saya tetap aman, tidak pecah ataupun penyok, walaupun screen guard saya mengalami beberapa goresan. Once again, better safe than sorry.

 

Layar

Sesudah 9 bulan pemakaian, layar Note20 Ultra masih terlihat sangat baik, terlepas dari kondisi screen guard. Warna akurat, saturasi baik, tidak kurang dan tidak berlebihan, tajam dan detail di resolusi WQHD, dan sangat mulus, terutama saat menggunakan fitur 120Hz.

 

foto3.png

 

Di review yang lalu, saya berpendapat bahwa saya sering terdistract dengan tompel kamera di atas, terutama saat melihat konten secara full screen. Namun kini saya sudah terbiasa dan tidak merasa terganggu dengan adanya tompel ini. Memang benar, saat itu saya hanya belum terbiasa saja.

 

Software

Tampilan layar yang mulus juga berkaitan erat dengan software yang ada di dalamnya. Di usianya yang hampir 1 tahun, Note20 Ultra sudah mendapatkan satu major update ke Android 11 One UI 3.1, dimana Note20 Ultra memiliki jatah dua major update lagi dan terus mendapat support dari Samsung berupa security update beberapa tahun ke depan.

 

foto11.png

 

Sejak perilisan One UI 3.1 di Note20 Ultra, saya merasakan peningkatan dan perbaikan software yang signifikan! Animasi di One UI 3.1 semakin smooth dan cepat, responsif, dan terasa jauh lebih ringan dibanding di Android 10. Terlebih lagi, Bugs & Kendala yang saya sampaikan di awal perilisan Android 11 sudah teratasi.

 

Saya sangat-sangat salut dan berterima kasih dengan developer Android 11 One UI 3.1 karena tim developer sudah mengerjakan dengan sangat baik. Great job, developers! Can't wait to see what will you do next.

 

S Pen

foto4.png

 

Kalau bahas seri Note, kurang afdal kalau kita tidak membahas S Pen. Sampai detik ini, S Pen sangat bermanfaat, terutama ketika saya harus menulis sesuatu, menggambar ataupun mengonsep ide, atau aktivitas yang harus dilakukan lebih dari sekedar mengetik.

 

S Pen ini memiliki kemampuan mengontrol Note20 Ultra dari jarak jauh yang disebut dengan Air Action, fitur yang saya remehkan waktu pertama kali menggunakannya. Tak disangka fitur ini benar-benar saya butuhkan, terutama saat saya harus melakukan presentasi ataupun saat akan selfie bersama teman-teman. Cukup keluarkan S Pen dan shot! 📸

 

foto5.png

 

Namun saya mendapati bahwa saat saya menyalakan Airplane Mode, tombol Air Action menjadi nonaktif; dimana saat tombol Air Action mati, S Pen di dalam smartphone tidak di charge. Maka dalam jangka waktu yang lama, S Pen akan kehilangan daya dan tidak dapat disambungkan ulang.

 

Sebagai alternatif, teman-teman perlu rutin mengecek dan pastikan tombol Air Action dalam keadaan aktif, sehingga S Pen tetap memiliki daya dan terus tersambung dengan Galaxy Note teman-teman. Semoga koneksi Air Action dengan S Pen dapat diperbaiki di software update yang akan datang.

 

Performa

Seperti review sebelumnya, pendapat saya tentang Exynos 990 sebagai SoC yang powerful tidak berubah. Dengan adanya software update membuat SoC ini bekerja lebih optimal. Akhir-akhir ini saya jarang mengalami overheating seperti awal pemakaian, kecuali saat saya mengakses kamera, video call, atau melakukan aktivitas sangat berat.

 

foto9.png

 

Secara fungsional, untuk tasks menengah ke atas, seperti penggunaan editing foto 108MP di Lightroom dan edit video di Adobe Rush, Exynos 990 terasa mulus dan dapat menghandle tasks dengan baik.

 

Bagi teman-teman yang mengikuti benchmark score, berikut Score Geekbench yang saya dapatkan:

 

  • Single-Core: 894 (Sebelumnya 928)
  • Multi-Core: 2710 (Sebelumnya 2807)
  • Compute Vulkan: 4886 (Sebelumnya 4731)
  • Compute OpenCL: 5532 (Sebelumnya 5495)

 

foto10.png

 

Seperti yang dijelaskan pada Review Android 11, Samsung mengenalkan fitur Enhanced Processing sebagai ganti High Performance. Setelah dipakai beberapa kali, saya merasa bahwa aktifnya Enhanced Processing tidak menunjukkan perbedaan yang signifikan. Jadi, menurut saya pribadi, mode Optimized saja sudah lebih dari cukup untuk melakukan aktivitas berat.

 

Baterai

Performa yang baik tidak akan berarti tanpa daya tahan baterai yang baik. Kalau berbicara soal daya tahan baterai, sebenarnya agak relatif, karena masing-masing pengguna memiliki intensitas pemakaian yang berbeda-beda.

 

Setelah pemakaian selama 9 bulan, saya mendapatkan rata-rata Screen On Time lebih sedikit dibandingkan review sebelumnya. Hal tersebut disebabkan banyak faktor, salah satunya dikarenakan bertambahnya Charge Cycle.

 

  • Sering buka kamera: ±4 - 4,5 jam
  • Pemakaian intens: ±4 - 5 jam
  • Pemakaian reguler: ±5 - 7 jam
  • Layar FHD 120Hz: ±3,5 - 5 jam
  • Rata-rata: ±4 - 6 jam

 

NB: Layar WQHD+ 60Hz, 1 SIM, Wi-Fi On, Bluetooth On, AOD Off, Adaptive Brightness Off, Power Saving Off (Optimized), No Game.

 

foto12.png

 

Di pemakaian menengah ke atas, saya perlu charge 2 kali sehari. Kecepatan charge Note20 Ultra tidak berubah dengan sebelumnya, dimana dari 0% hingga penuh memakan waktu 1 jam 5 menit dan dari 20% hingga penuh selama 55 menit dengan Super Fast Charge 25W.

 

Memang kecepatannya tidak secepat brand-brand lainnya, namun menurut saya 25W cukup cepat dan cukup aman agar kesehatan baterai tetap terjaga dalam jangka waktu yang panjang.

 

Samsung DeX

foto7.png

 

Sejak update One UI 3.1, produktivitas saya lebih meningkat saat menggunakan Note20 Ultra, salah satunya karena fitur baru yang diturunkan dari S21 series, yaitu Wireless DeX to PC.

 

Memang Wireless DeX adalah fitur lama dari Note20 Ultra. Namun Samsung membawanya lebih jauh, dimana Wireless DeX tidak hanya terpaku pada Smart TV atau monitor saja, melainkan kini cukup menggunakan Windows PC secara Wireless.

 

foto8.png

 

Wireless tentu identik dengan latency. Latency menggunakan Wireless DeX to PC tetap ada namun tidak terasa, terutama saat gerakan input seperti menggerakkan mouse ataupun mengetik. Dengan demikian, menggunakan Wireless DeX to PC memiliki experience yang mirip saat melakukan DeX to PC menggunakan kabel data.

 

Konklusi

foto13.png

 

Setelah 9 bulan pemakaian, saya terkesan dengan Note20 Ultra, baik dari segi desain yang unik dan solid, layar yang vibrant and crisp, paduan software dan hardware yang powerful dan lebih optimal, S Pen yang menunjang produktivitas, daya tahan baterai yang baik, hingga Samsung DeX yang lebih universal dengan Wireless DeX to Windows. Buat saya, this is the best Note I've ever used!

 

Namun ada satu hal lagi yang membuat saya lebih impressed dengan Note20 Ultra, yaitu kameranya. Di post selanjutnya saya akan bagikan review khusus membahas kamera dari Note20 Ultra setelah 9 bulan pemakaian.

 

Bagaimana pendapat teman-teman? Apakah ada pertanyaan untuk pembahasan kamera Note20 Ultra di next post? Atau ide post apa yang perlu kita bahas berikutnya? Yuk, tulis komentarmu di bawah! Jangan lupa share ke rekan dan sahabat, karena share itu gratis, lho 😁

 

Sampai bertemu di next thread ya, stay tune terus di Samsung Members.

Salam Galaxy Bima Sakti 🌟🌌

 

 

90 Komentar
rizkiarnaz
Expert Level 5
Pilihan
Galaxy Note
mantap reviewnya kakak 🤗
Pilihan
Galaxy Note
Wahhh thank youu so so much sudahh mampir 😁🙏 thank you jugaa master buat supportnyaa 🙏
rizkiarnaz
Expert Level 5
Pilihan
Galaxy Note
sama-sama kakak 🙏

lagi nunggu review kameranya nih 😀
Pilihan
Galaxy Note

on progress nihh 😁🔥🙌 sesegera mungkinn diluncurkann yaa

once againn thankk youu so muchh kak rizki buat supportnyaa 🙌

rizkiarnaz
Expert Level 5
Pilihan
Galaxy Note
asiiik 👏👏

sama-sama kakak 🙏
ÀhmadArif
Expert Level 5
Pilihan
Galaxy Note
Nice review nya bang 👍🏻 desain nya emang keren banget si Note 20 Ultra 😍
Pilihan
Galaxy Note

wahhh ada master @AhmadArif 😍😍 thankk youu so muchh sudah mampir master

 

iyaa stujuu buanget 🥺 walau engga se up to date s21 ultra, desain note20ultra tetep kecee serius 🔥

ÀhmadArif
Expert Level 5
Pilihan
Galaxy Note
Ma sama bang evan 🙏🏼
0 Jempol
Pilihan
Galaxy Note
Nice review kak Evan, selalu rapi dan mudah dipahami🤩👍