Original topic:

Lengger, Warna, dan Expert RAW Galaxy S26 Ultra

(Topic created on: 04-05-2026 06:51 PM)
1098 Views
bayJoee
Options
Others

image

Kemarin, saya berkesempatan meyaksikan sajian Lengger Banyumasan di Pura Mangkunegaran. Sajian Lngger Banyusaman tersebut ditampilka oleh Seblaka Sesutane Banyumas. Seblaka Sesutane Banyumas merupakan sebuah komunitas yang berkecimung dalam dunia seni Lengger khususnya Lengger Banyumasan. Malam itu, sajian Lengegr Banyumasan bertempat di selasar Candi Ratna Pura Mangkunegaran. Saat datang ke sini dan menyaksikan sajian Lengger Banyumasan, imaji saya terbang menuju salah satu novel terkenal karya Ahmad Tohari yaitu Ronggeng Dukuh Paruk.

Lengger merupakan salah sati identitas budaya Indonesia. Banyumas merupakan salah satu tempat yang menumbuh kembangkan identitas tersebut. Identitas merupakan salah satu poin penting dalam banyak hal. Dalam fotografi pun begitu. Identitas pada foto dapat menjadi sebuah karakter. Pun, identitas tersebut dapat dibangun dari warna yang disajikan pada sebuah foto.

image

image

image

Saat memotret sajian Lengger Banyumasan tersebut, saya memanfaatkan Expert RWA Galaxy S26 Ultra. Expert RAW merupakan aplikasi kamera yang menarik. Ia adalah game changer bagi kegiatan fotografi berbasis kamera ponsel pintar Samsung Galaxy. Expert RAW menawarkan sistem olah gambar yang mampu menjaga banyak area pada foto tetap seimbang tampa mengorbankan detail. Expert RAW pada Galaxy S26 Ultra mengalami peningkatan yang berarti. Selain ia kian matang, sistem olah gambar pada Expert RAW juga kian cepat.

Hasil foto dari penggunaan Expert RAW mampu diolah lebih leluasa. Keleluasaan tersebut yang menjadi jalan bagi saya untuk memperkuat foto yang dihasilkan Galaxy S26 Ultra. Salah satu hal dasar agar foto yang diambil kian kuat yaitu mengolah warna. Warna pada foto merupakan sesuatu yang penting. Pun, mengolah warna bukan sesuatu yang tabu.

image

image

image

Imaji akan Ronggeng Dukuh Paruk saya terapkan pada foto-foto yang dihasilkan dari kamera Galaxy S26 Ultra ketika menyaksikan Lengger Banyumasan tersebut. Saya mengubah White Balance pada foto sehingga foto yang dihasilkan menjadi memliki tone yang hangat. Perjalanan Lengger Banyumasan tidak lepas dari kelompok petani. Dahulunya, Lengger dipentaskan sebagai ritual perayaan saat panen. Dalam teori warna, kelompok warna hangat sering digunakan di negara-negara yang berbasis pertanian. Keterkaitan tersebut yang membuat saya memutuskan untuk mengubah White Balance pada foto menjadi lebih hangat.

image

image

image

Fotografi tidak hanya tentang mengambil foto saja. Ia sudah seharusnya memiliki ruang yang lebih daripada itu. Bagi saya, fotografi tidak hanya berhenti pada menghasilkan sebuah foto yang bagus saja, tetapi juga dengan membaca visualnya. Dan saya percaya bahwa fotografi akan menjadi sebuah karya yang menarik saat dipadukan dengan lintas disipin ilmu lain. Dengan perpaduan tersebut, fotografi akan lebih menarik untuk dikisahkan dan tentunya akan meningkatkan fotografi itu sendiri khususnya pada ranah fotografi ponsel pintar.
16 REPLIES 16
Others
"Fotografi tidak hanya berhenti pada menghasilkan sebuah foto yang bagus saja, tetapi juga dengan membaca visualnya."

Kalimat yang mantap sekali, Mas Bayu! 👏👏👏

Terima kasih sudah sharing 😁🙏🙏
Others
Terima kasih kembali, Mas Fazri. 🙏🏻
Moderator3
Moderator
Moderator
Options
Others

Cakepp... Terima kasih untuk sharingnya Kak! 😊💙

Others
Sama-sama.
0 Likes
dewatimur
Beginner Level 5
Others
Kami pemusik, begini saat santai, foto foto ditempat wisata, dengan Samsung A15 ,5g ku cukup mendukung untuk membuat foto dan vidio❤QnMZYeslq1.png
Others
Keren. ❤️
0 Likes
Others
Smogaa one day bisa ikutan lihat tari kebudayaan kyk gini

It's soo good mas Bayu! 👏
Others
Aamiin.

Gas ke Solo. 😁
Onny119
Beginner Level 1
Others
Terbaik
0 Likes