eldidito
Active Level 6
Hai teman-teman, maaf update yang terlampau lama karena kesibukan di kantor. Laporan saya untuk perjalanan tiga hari ke Bangkok, Thailand, akhirnya dirampungkan dalam post ini.

Buat yang baru bergabung, bisa mengikuti perjalanan dua hari sebelumnya dengan klik ke tautan di bawah ini:
 - Hari 1: https://r1.community.samsung.com/t5/Others/Samsung-Members-ke-Bangkok-Hari-1-Daging-Buaya-dan-Makan-...
 - Hari 2: https://r1.community.samsung.com/t5/Others/Samsung-Members-ke-Bangkok-Hari-2-Nonton-Blackpink/m-p/94...

BERKELEY PRATUNAM HOTEL

Setelah menyatap sarapan, kami berkumpul di bus pada pukul 8.00. Lagi-lagi, pertimbangan dari guide kami, Ahmad, bahwa datang pagi memberi manfaat yakni suhu yang bersahabat dan keramaian yang tidak terlalu menyesakkan.

Oh ya, sebelumnya setiap dari kami menyelesaikan berkemas dan check out dari hotel karena kami langsung mengikuti perjalanan dan diakhiri ke bandara. Tidak ada lagi kesempatan pulang. Iya, inilah saatnya mengucapkan selamat tinggal ke hotel yang sudah menaungi kami selama dua malam di Bangkok.

WAT ARUN

Sebelum datang ke kuil ini, kami menaiki perahu yang membelah Sungai Chao Phraya. Sedikit peringatan dari petugas untuk berhati-hati saat mengacungkan gawai elektronik karena berpotensi terjatuh apabila tidak berhati-hati. Perjalanan tidaklah semulus saat kita menaiki Chao Phraya Princess II seperti pada hari pertama karena yang kita naiki adalah kapal penumpang yang berukuran kecil.

image


Saat naik, saya perhatikan juru kemudi dan guide membawa beberapa plastik kemasan roti. Di tengah perjalanan rupanya Ahmad memberi tahu bahwa kita akan memberi makan ikan di sekitar kawasan kuil. Memberi makan ikan patin menjadi salah satu daya tarik pariwisata.

Menurut Ahmad, masyarakat Thailand merayakan sesuatu dengan melepas makhluk hidup ke sungai. Hal itu dibahasakan sebagai "membebaskan" makhluk hidup untuk tinggal bebas, dan umumnya dilakukan di sekitar kuil. Ikan-ikan di Sungai Chao Phraya memang boleh dipancing, tapi masyarakat setempat percaya bahwa mengambil ikan di sekitar kuil bisa membawa nasib buruk.

Itulah kenapa begitu kapal kita mendekati perairan di dekat kuil, dan sobekan roti dilempar ke permukaan air, langsung disambut oleh puluhan atau mungkin ratusan mulut ikan patin yang menyembul.



Melihat pemandangan itu, tentu sangat menyenangkan, meski kami teringat peringatan sebelumnya untuk berhati-hati dengan perangkat elektronik kami. Sudah tentu kami akan merekam adegan itu untuk diunggah ke media sosial. Setidaknya harus dipastikan bahwa semuanya berjalan lancar.

Tiga bungkus roti habis, kami pun segera merapat ke dermaga Wat Arun dan berjalan ke dalam. Cuaca di sana sangatlah panas, matahari bersinar terik, dan baterai ponsel sudah tinggal seperempat. Kondisi yang kurang menguntungkan.

Kondisi panas tidak menghalangi kami untuk menikmati Wat Arun atau dalam bahasa lokal disebut sebagai kuil fajar. Karena ditemukan oleh pemimpin Thailand saat itu pada waktu fajar.

image

image


Sebelumnya mengunjungi Wat Pho maupun Grand Palace tidak membuat kuil ini menjadi "kuil seperti lainnya". Selalu ada yang menarik di tengah Wat Arun dengan arsitektur menara candi dan dominasi warna putihnya. Puas berkeliling (dan mengambil foto dokumentasi pribadi), kami beranjak ke pintu keluar.

Di sana tersedia para penjual suvenir khas Thailand. Seperti saran dari guide, inilah kesempatan terbaik untuk mendapatkan cindera mata dari Thailand seperti gantungan kunci, magnet kulkas, patung kecil, kaos, dan lainnya.

Sayangnya saya memilih untuk duduk dan beristirahat. Serangan panas membuat kepala sedikit berputar. Saya memilih untuk duduk berteduh sambil menghabiskan air mineral yang sebelumya dibawa. Kalau ingin menjajal es kelapa sebetulnya ada juga yang dijual kok.

Puas berkeliling di Wat Arun dan berbelanja suvenir, kami kembali menaiki kapal untuk pulang ke dermaga, dan naik ke bus yang mengantar kami ke lokasi makan siang.

SO SOFITEL

Tempat ini merupakan restoran berkonsep buffet yang terletak di lantai 7 Hotel Sofitel Bangkok. Tidak tertutup untuk tamu saja, restoran ini dipadati oleh tamu-tamu pada jam makan siang, baik tamu kantor atau rombongan yang ingin dijamu. Yang menarik, pengunjung bebas mengambil makanan dari meja-meja yang sudah dipersiapkan dengan berbagai gaya, mulai jejepangan, seafood, pasta, hingga serba manis seperti kue sampai es krim.



Kesimpulan saya terhadap restoran ini, bintang lima. Keren dan kenyang. Keren karena pemandangan kami adalah Lumphini Park yang dipenuhi kanopi warna hijau dari pepohonan di sana.

image


Buat yang belum ingat, Lumphini Park sebetulnya adalah tujuan kami pada hari kedua setelah berkunjung ke Grand Palace. Tapi kami memutuskan untuk melewatkannya karena memilih agar punya waktu di hotel. Terlebih saat itu dijelaskan bahwa makan siang hari ketiga akan bertempat di seberang Lumphini.

Meski tidak menginjakkan kaki, setidaknya kami tahu seperti apa tempat itu. Yang menarik dari tempat ini adalah Mas Anto membagikan dua unit ponsel Galaxy A70 yang kemarin diluncurkan dalam acara Galaxy Unpacked bersama Galaxy A80. Saat acara itu memang diperbolehkan mengoperasikan Galaxy A70 tapi waktunya tidak leluasa dan suasana yang sedikit gelap sehingga kurang kondusif.

Bagaimana kesannya? Mungkin bisa disimak melalui video singkat yang saya buat ini ➡️ https://youtu.be/Nrs-8AapkU4

image

Rampung makan, kami pun naik bus kembali, dan inilah tujuan terakhir kami di Bangkok.

BANDARA SUVARNABHUMI

image


Di sini kami bertemu dengan rombongan lain dari Samsung, mulai dari rombongan wartawan, rombongan youtuber, serta tim Samsung Indonesia. Kami punya waktu 2 jam untuk menunggu, sambil itu kami menghabiskan waktu berkeliling bandara ini.

Entah kenapa, kami semua merasa kepanasan. Mungkin desainnya yang sedikit terbuka membuat kami tidak terlalu lama betah berlama-lama berkeliaran di sana dan mencari suvenir tambahan.



Panggilan untuk penerbangan kami pun terdengar dan kami bergerak serentak untuk masuk ke dalam pesawat. Itulah saat terakhir kami ada di Bangkok.

BANDARA SOEKARNO-HATTA TANGERANG

Tiga jam kemudian, kami mendarat di Indonesia. Langit sudah gelap. Di depan roda pengambilan bagasi akhirnya kami pamit. Tapi sebelumnya mengembalikan perangkat berupa Galaxy Buds maupun Smart Watch yang sudah dipinjamkan selama dua hari terakhir.

image


Seluruh perjalanan saya di hari ketiga bisa disaksikan di video Youtube ini ➡️ https://www.youtube.com/watch?v=pGZ_VTZ9lLQ

Untuk yang penasaran dengan dua hari sebelumnya, cek saja:
- Hari 1: https://www.youtube.com/watch?v=JJhGpzo6jG4
- Hari 2: https://www.youtube.com/watch?v=pMCFfDuEJ7o

Dengan demikian, usai sudah perjalanan saya bersama Samsung Members ID ke Bangkok, Thailand. Terima kasih untuk teman-teman yang sudah menyimak. Semoga saya bisa berbagi kebahagiaan melalui cerita ini dan menjadi semangat bersama untuk meramaikan Samsung Members Indonesia ini sebagai rumah bersama.



9 Komentar
Selembung
Active Level 6
Wiiih keren👍
Balas
Memuat...
Terima kasihhhh
Balas
Memuat...
thias
Expert Level 5
mantaaap om😃
Balas
Memuat...
Tengkyuuuu
Balas
Memuat...
ÀhmadArif
Expert Level 5
ashiaaap A70 😂
Balas
Memuat...
Jossss
Balas
Memuat...
REEF
Expert Level 5
mantappp mas bro...ditunggu kelanjutannya 🙏🙏🙏
Balas
Memuat...
Udah sampe rumaaahh... Kalau diajak lagi baru deh ada kelanjutannya 🤣🤣
Balas
Memuat...
MrJeck
Expert Level 5
bagus
Balas
Memuat...