Highlighted
Active Level 6
Bersama Samsung Dunia Diujung Jari

image
Foto sumber Google

Dulu semua kegiatan manusia untuk menghibur diri dilakukan terpisah. Ingin nonton siaran TV atau film harus menghidupkan TV dan kebioskop, Mendengar musik melalui pemutar tape recorder atau walkman. Berbelanja kepusat perbelanjaan. Memotret dan merekam diri menggunakan jasa orang lain. Serta bermain game diperangkat berbeda. Ribet bukan?

Namun di abad 21 ini, seabrek kesulitan itu mampu dijalankan di satu alat komunikasi canggih bernama telepon genggam cerdas - smartphone. Samsung merupakan salah satu perusahaan dunia asal negeri artis dan aktor K-Pop, Korea Selatan yang mampu menggabungkan semua kebutuhan manusia dalam satu perangkat smartphone.

Siapa sih yang tidak mengenal Samsung? Manusia di seantero dunia tahu kalau merek dagang ini adalah perusahaan raksasa yang memproduksi perangkat alat komunikasi canggih. Kemampuan perusahaan yang didirikan oleh Lee Byung-chull di Daegu, Korsel pada tahun 1938 sudah diakui dunia.

Kehadirannya di dunia telepon selular dimulai di era 80-an dengan produk pertama berseri SGH-200 dan meraih penghargaan The best manufacturer menyingkirkan pesaing-pesaingnya.

Di era 90-an, Samsung mulai gencar memasarkan telepon genggam berbasis operasi sistem sederhana, semisal Bada, Java, Tizen, dan Symbian, serta Windows Mobile. Teknologi nirkabelnya masih sebatas GSM 2G yang hanya bisa digunakan untuk percakapan dan pengiriman/pesan singkat atau Sort Messages Service (SMS).

Perusahaan Negeri Ginseng ini tidak berpuas diri dan terus berbenah memajukan teknologi selular demi memberikan kepuasan konsumennya.

Mulai teknologi selular dari zaman GSM 2G, 2,5G, EDGE, HSDPA, 3G, 3G Plus, 4G, dan 4G Plus, mampu dijawabnya dengan menghadirkan produk berteknologi maju yang memanjakan. Serta tidak lagi sebatas layanan suara dan SMS, tapi juga menghadirkan hiburan yang memanjakan mata dan telinga.

Tengok saja fitur kamera, selfie, audio visual, chat, GPS, musik, shooping dan banyak lagi yang memenuhi kebutuhan. Duniapun dibuat seakan diujung jari.

Apalagi kehadiran OS Android besutan perusahaan perangkat lunak asal Amerika Serikat, Google membuat kedikdayaan Samsung makin diperhitungkan oleh lawan-lawannya. Kehadiran Android kian memperkaya fitur produk Samsung, diantaranya fitur youtube, playstore, music, dan banyak lagi.

Untuk mendukung fitur-fitur canggih itu pula, Samsung menyematkan seabrek perangkat keras - hardware, mulai dari liquid-crystal display - LCD berteknologi  thin-film-transistor - TFT, in-plane switching - IPS hingga Super Amoled. Disektor dapur pacu berkerjasama dengan perusahaan semi konduktor, seperti Qualcomm dan MediaTek. Samsung juga membuat prosesor sendiri yang diberi nama Exynos. 

Kini Exynos menjadi otak utama di sejumlah besar produk telepon genggamnya. Termasuk pemanfaatan chip pengolah gambar atau grafis, musik, video, bluetooth, wifi, hot spot, dan NFC. Persoalan penyimpanan data pun dijawabnya dengan menghadirkan teknologi cloud – awan-awan.

Seabrek teknologi software dan hardware itu membuat telepon Samsung sebagai sarana yang menjadikan dunia dalam genggaman. Seunit telepon genggam cerdas buatan Samsung membuat penikmatnya sudah bisa berkeliling dunia dalam hitungan detik.

Kini pemilik telepon genggam bisa berkomunikasi dengan orang lain diseluruh penjuru dunia tanpa harus berpindah tempat. Begitu pula menonton film, mendengarkan musik, membaca berita, bermain game, memotret, merekam suara dan gambar, semua bisa dilakukan diujung jari. Konsumen juga bisa mendapatkan informasi produk Samsung melalui aplikasi bawaan.

Kini Samsung tengah bersiap menghadirkan produk tercanggihnya menghadapi lahirnya era GSM berteknologi 5G.

image
(Selamat Ulang Tahun Samsung ke 50 Tahun 💝)

Samsung didirikan oleh Lee Byung-chull di Daegu, Korsel pada tahun 1938. Kata Samsung bermakna ‘Tiga Bintang’. Tiga berarti besar, banyak, dan berkuasa. Bintang berarti keabadian.

Samsung bergerak di 6 (enam) sektor usaha, yakni telekomunikasi, peralatan rumah tangga digital, media digital, LCD, semikonduktor dan kendaraan bermotor termasuk alat berat. Perusahaan Negeri Ginseng ini melebarkan sayap usahanya di 58 negara dan mempekerjakan lebih dari 208 ribu orang, termasuk di Indonesia.

Sektor telecommunication business dimulai di tahun 1977. Unit usahanya terdiri dari divisi telepon genggam, sistem telekomunikasi, komputer dan bisnis MP3. Pada tahun 1986, Samsung berinvestasi di Indonesia dengan sektor usaha telekomunikasi, keuangan dan yayasan. 

Selamat ulang tahun Samsung ke 50 tahun. Semoga makin matang dan sukses. **